Welcome to mitra-harapan.blogspot.com...

Rabu, 09 Mei 2012

Tip Anak Pintar Sosialisasi di Prasekolah


Tip Anak Pintar Sosialisasi di Prasekolah


(Foto: gettyimages)

KESIAPAN si kecil bersosialisasi di sekolah tak hanya bergantung dari dirinya sendiri. Anda sebagai orangtua patut menunjukkan kesiapan yang sama.

Tanpa sadar mungkin selama ini Moms atau Dads malah mengekang (overprotect) si kecil. Alhasil anak akan takut keluar dan bersosialisasi dengan teman atau gurunya. Dan dikhawatirkan ia akan butuh waktu lama untuk bergaul karena Moms mengekangnya.

Lakukan beberapa tip berikut, seperti dipaparkan psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani, Psi.:

- Jika Moms punya waktu luang, kunjungi sekolahnya sebelum hari H. Ajak si kecil mengamati sekolah barunya. Beri pengertian kalau bersekolah itu menyenangkan, dia akan bertemu banyak teman baru dan guru.

- Ikut terjun langsung ketika si kecil akan berkenalan, ajarkan cara yang benar misalnya berikan tangan kanan, sapa serta sebutkan namamu, lalu tanya nama temanmu. Tak cukup di mulut saja, sebaiknyaMoms ikut mencontohkan supaya lebih efektif.

- Jika si kecil termasuk tipe pemalu, Moms bisa berinisiatif seperti mengajak teman sebangku si kecil main perosotan di taman, sesudahnya biarkan mereka berinteraksi.

- Jika Moms masih bertanya-tanya kemampuan sosialisasinya pada hari pertama, Moms awasi si kecil di sekitarnya saja. Jangan menempel terlalu dekat padanya! Mulanya mungkin ia akan mendekat, sejurus kemudian ia akan berlari/menjauh dan bermain. Biarkan ia merasa aman dan nyaman bermain bersama teman-temannya.

- Moms or Dads jangan pergi secara diam-diam tanpa memberitahukannya. Hal ini akan membuat si kecil kehilangan trust atau kepercayaan pada Anda. Selanjutnya ia justru sulit untuk jauh atau dilepas dariMoms.

- Sedini mungkin Moms kenalkan si kecil dengan banyak orang. Ajarkan bagaimana cara sopan santun dan etika pergaulan, misalnya mengucapkan terima kasih.

- Minta Ibu atau Bapak guru supaya bisa mendapatkan teman yang terlihat dekat atau sejalan dengan si kecil.

- Jangan paksa ia untuk langsung bermain dan bersosialisasi dengan teman-teman atau gurunya, karena jika dipaksa ia justru akan mundur. (Sumber: Tabloid Mom & Kiddie)(//ftr)

Sumber : http://lifestyle.okezone.com/read/2011/10/29/196/522124/tip-anak-pintar-sosialisasi-di-prasekolah

Masalah Daya Ingat dan Solusinya


Masalah Daya Ingat dan Solusinya


Apa benar cuma orang tua saja yang bakal mengalami masalah daya ingat? Ternyata tidak juga! Buktinya banyak dari kita (yg masih muda) kalau ditanya tentang sesuatu, jawabnya,"Au ah gelap...!" atau "Udah lupa tuh...!" Ups jangan serus-serius amat, bukan itu maksudnya. Yang jelas orang muda juga bisa mengalami hal yang sama kalau sudah urusan daya ingat.


Kalau kita sebagai orang muda tidak peduli masalah ini, jangan salahkan jika belum usia tua, sudah banyak kata lupa kita keluarkan.

Sebenarnya untuk meningkatkan daya ingat, caranya mudah saja. Tinggal kita usahakan otak kita cukup mendapat suplai oksigen dan darah. Nah seperti perut yang butuh diisi makanan saat lapar, otak juga butuh glukosa sebagai sumber nutrisinya (jadi bukan DHA atau EPA sebagai nutrisi sebenarnya dari otak melainkan cukup glukosa).



Tetapi meski begitu ada beberapa nutrien yang diperlukan untuk membantu fungsi otak kita.

Antioksidan pada vitamin
Membantu menjaga suplai oksigen pada arteri terpenting ke otak sebaik fungsinya dalam mengurangi kerusakan akibat radikal bebas. Antioksidan sangat penting dalam meningkatkan kemauan otak kita. Sumbernya adalah buah dan sayur-sayuran.

Vitamin B
Sangat penting untuk energi sel-sel otak. Kekurangan thiamin (B1), niacin, B6, B12, dan asam folat bisa menyebabkan kita mudah lupa, bingung, atau bahkan kehilangan memori. Sumber makanan yang banyak mengandung vitamin B adalah daging, ayam, susu, telur, hati, dan juga sayur-sayuran hijau.

Asam lemak Esensial
Penting untuk perkembangan dan memelihara otak kita. Asam lemak omega-3 dan omega-6 banyak ditemukan pada minyak ikan, minyak nabati, alpukat, minyak zaitun, dan kedelai.

Lesitin dan Kolin
Dibutuhkan untuk memproduksi senyawa kimia otak yang dikenal dengan asetilkolin; senyawa yang sangat vital untuk meningkatkan fungsi daya ingat dan melindungi otak melawan penyakit degeneratif. Sumber utama kolin adalah ikan, sedangkan sumber lesitin adalah kedelai, kuning telur, hati, keju, kacang tanah, dan sayur-sayuran hijau.

Selain kita mengenal beberapa sumber nutrisi yang penting bagi otak kita, tidak salahnya kalau kita juga mengetahui beberapa tips untuk meningkatkan kemampuan memori otak kita.

1. Selalu aktif dan bersosialisasi dengan sekitar
Ternyata sikap mental yang selalu aktif dan senang berinteraksi dengan teman, sahabat, atau orang-orang di sekitar kita bisa ikut meningkatkan jalur hubungan antarsel otak.

2. Latihlah otak Anda
Jaga otak kita selalu aktif dengan berusaha mempelajari hal-hal yang baru setiap hari, sekalipun itu hal-hal yang sederhana, seperti mempelajari bagaimana menggunakan internet.

3. Bermain permainan kata-kata
Pikat diri kita dengan berusaha memecahkan permainan teka-teki atau permainan kata. Permainan kartu seperti bridge atau poker juga bisa membantu menjaga daya ingat kita tetap tajam.

4. Buka kembali kenangan manis masa lalu
Melihat album kenangan dan peristiwa-peristiwa penting dalam hidup kita bisa membantu melatih daya ingat kita.

5. Lakukan latihan relaksasi dalam
Ini penting untuk mencegah stres karena stres dapat mengganggu daya ingat kita. Belajarlah bagaimana menjadi tenang dalam menghadapi masalah; Mungkin kita bisa mencoba teknik pernafasan dalam, meditasi, yoga, atau self-hypnosis.


Sumber : http://kolom-inspirasi.blogspot.com/2011/08/masalah-daya-ingat-dan-solusinya.html

Asal-Usul Patung Buddha


Asal-Usul Patung Buddha


Hingga saat ini, masih banyak orang yang memiliki pandangan salah bahwa agama Buddha menyembah patung. Padahal patung hanya sebagai simbol yang mewakili sosok Hyang Buddha. Patung adalah satu produk budaya Buddhis untuk menghormat kepada Hyang Buddha. Dan celakanya, orang sering mencampuradukan antara agama dan budaya. Maka terjadilah salah persepsi dalam penggunaan patung.

Patung Buddha sendiri bukanlah produk asli dari India, tempat kelahiran agama Buddha, melainkan hasil perpaduan antara budaya klasik Yunani dengan agama Buddha yang berkembang selama hampir 1000 tahun ketika India di kuasai oleh Yunani di bawah pemerintahan Alexander Agung pada abad ke-4 S.M.
Seni Buddha-Yunani memiliki ciri khas realisme idealistik seni Yunani Helenis dan perwujudan pertama Hyang Buddha dalam bentuk manusia, yang telah membantu membentuk kanon seni dan terutama teknik perpatungan Buddha di seluruh benua Asia sampai sekarang.
Interaksi antara budaya Yunani dan Buddha berkembang di daerah Gandhara, yang sekarang terletak di Pakistan bagian utara, sebelum menyebar lebih lanjut ke India, memperngaruhi kesenian Mathura, dan kemudian kesenian Buddha kekaisaran Gupta, yang juga menyebar ke Asia Tenggara.
Pengaruh seni Buddha-Yunani juga menyebar ke utara menuju Asia Tengah, dan dengan kuat membentuk kesenian dataran rendah Tamin di pintu gerbang ke Cina, dan akhirnya pengaruhnya mencapai Cina, Korea, dan Jepang.
Seni Buddha-Yunani menggambarkan kehidupan Hyang Buddha dalam sebuah cara visual, kemungkinan besar dengan menggunakan model-model realistic dan konsep-konsep yang bisa dicapai para seniman pada masa itu.
Para Boddhisattva digambarkan sebagai bangsawan India yang memakai perhiasan dan telanjang dada. Sementara para Buddha digambarkan seperti raja-raja Yunani yang memakai busana mirip toga.
Gaya seni Buddha-Yunani mulai dari sangat halus dan realistic, seperti nampak pada patung-patung Buddha yang berdiri. Kemudian gaya ini kehilangan realism kelas tinggi untuk kemudian menjadi semakin simbolis dan dekoratif pada abad-abad yang mendatang.

Kurang lebih antara abad pertama S.M. hingga abad pertama, perwujudan Buddha dalam perwujudan manusiawi pertama kali dikembangkan. Inovasi ini yang sebenarnya dilarang ajaran Buddha, langsung meraih kecanggihan kualitas tinggi dari bentuk seni perpatungan. Gaya ini diilhami gaya seni pemahatan patung yang berasal dari Yunani Helenstik.
Banyak unsur dalam menggambarkan Buddha merujuk kepada pengaruh Yunani: toga model Yunani, pose contrapposto Buddha dengan rambut keriting gaya Laut Tengah dan sanggul atas yang nampaknya diambil dari gaya Belvedere Apollo (330SM), dan ciri rupa-rupa wajah-wajah, semua dibuat menggunakan realism artistik yang kuat. Itulah mengapa jika kita lihat patung Hyang Buddha sebagian besar memiliki rambut keriting.
Sang raja Baktria-Yunani, Demetrius I (205-171 S.M) sendiri, kemungkinan besar adalah model citra Hyang Buddha. Baliau adalah raja dan penyelamat India. Demetrius disebut sebagai Dharmamitra (Mitra Dharma) dalam teks India, Yuga-Purana.
Sebagian besar karya-karya seni dari Baktria dirusak mulai abad ke-5. Orang-orang Buddha sering dituduh sebagai penyembah berhala sehingga symbol-simbol keagamaan dirusak. Pengerusakan ini berlanjut sampai era modern pada masa Perang Afganistan dan terutama dilakukan oleh rezim Taliban pada tahun 2001. Kasus paling dikenal adalah penghancuran patung Buddha Bamiyan. Secara ironis karya-karya seni Afganistan yang terselamatkan justru terjadi pada era colonial dan dikeluarkan dari Negara ini. Terutama, sebuah koleksi yang cukup kaya dipamerkan di Musee Guimet di Perancis.
Di Jepang, kesenian Buddha mulai berkembang setelah Negara ini memeluk agama Buddha pada tahun 548. Beberapa ubin dari periode Asuka, periode pertama setelah rakyat jepang mulai memeliuk agama Buddha, menunjukan gaya klasik yang menonjol, dengan penggunaan pakaian gaya Helenistik secara meluas dan pelukisan anatomi tubuh secara realistik, yang merupakan cirri khas gaya seni Buddha-Yunani.
Karya seni lainnya menggunakan beberapa variasi pengaruh Cina dan Korea, sehingga seorang pemeluk Buddha Jepang sangat bervariasi dalam berekspresi. Banyak unsure seni Buddha-Yunani masih lestari sampai sekarang, seperti Herakles yang berada dibelakang penjaga Nio di depan banyak kuil-kuil Buddha Jepang, atau representasi Hyang Buddha yang masih memperlihatkan gaya seni Yunani seperti patung Buddha di Kamakura.
Kebudayaan India terbukti sangat berpengaruh pada perkembangan kebudayaan Asia Tenggara. Banyak Negara mengambil aksara India dan budayanya, bersamaan dengan agama Hindu dan Buddha Mahayana. Pengaruh seni Buddha-Yunani masih nampak pada kebanyakan pelukisan Buddha di Asia Tenggara, meski mereka biasanya cenderung berbaur dengan kesenian Hindu-India dan kemudian mengambil unsur-unsur local. Itulah mengapa patung Buddha di Borobudur berbeda dengan patung Buddha dari Thailand yang memakai mahkota. (Wikipedia)

Senam Otak yang Bikin Jenius | Hanya Perlu 7 Menit


Senam Otak yang Bikin Jenius | Hanya Perlu 7 Menit


Selama ini orang lebih memelihara kebugaran fisik ketimbang otak. Padahal otak merupakan pusat dari kontrol segala aktivitas manusia. Banyak cara yang mudah dan murah untuk menjaga kebugaran otak Anda.

Menurut Dr. Ruswaldi Munir, Sp.KO, kebugaran otak didapatkan jika aliran darah ke otak lancar atau pasokan V O2 max-nya memadai. "V O2 max adalah kemampuan ambilan oksigen oleh jantung dan paru-paru, sehingga aliran darah ke semua jaringan tubuh termasuk ke otak akan lebih banyak. Hal ini memungkinkan otak bekerja optimal," jelas staf pengajar pada program studi Ilmu Kedokteran Olahraga FKUI ini.


Agar otak mendapatkan pasokan V O2 max, maka olahraga adalah jawabannya. Olahraga secara umum dipastikan mampu meningkatkan pasokan V O2 max ke otak. Yang juga tak kalah pentingnya untuk mengaktifkan bagian-bagian otak adalah melakukan senam otak. Fungsi optimalisasi otak akan terjaga, karena mendapat rangsangan terus-menerus.

Ada cara yang mudah dan murah yang ditawarkan Dr. Ruswaldi Munir Sp.KO., untuk melatih kebugaran otak Anda. Panduan gerakan senam kebugaran otak ini cukup dilakukan dalam waktu singkat, yaitu tujuh menit. Anda boleh melakukan kapan dan di mana saja.

1. Sebelum bersenam, minumlah air putih secukupnya.

2. Lakukan pernapasan perut, bisa sambil duduk atau telentang. Letakkan tangan di atas perut, kemudian tarik napas sehingga perut terasa mendorong telapak tangan ke depan. Jika dilakukan sambil tidur bisa meletakkan buku di atas perut. Lakukan pernapasan 2-8 kali.

3. Lakukan gerakan menoleh ke kiri dan kanan secara pelahan, sambil memijit titik-titik di sekitar dada dan perut, selama 4-8 kali pernapasan.

4. Hook-Ups, terdiri dari dua bagian. Pertama, lakukan pernapasan 4-8 kali. Tubuh harus dalam kondisi betul-betul rileks. Cara kedua, letakkan kaki rata di lantai. Ujung-ujung jari tangan saling bersentuhan sambil melakukan pernapasan 4-8 kali.

5. Mengkaitkan kedua tangan. Gerakan ini untuk mengintegrasikan otak. Rentangkan tangan selebar mungkin. Bayangkan otak bagian kiri dan kanan menjadi satu seperti Anda menyatukan dua tangan. Nikmatilah kesatuan ini sambil melakukan pernapasan 4-8 kali.

6. Titik positif. Sentuhlah titik-titik sekitar dahi sambil melakukan pernapasan 4-8 kali. Anda dapat menggunakan waktu ini untuk merencanakan kegiatan sehari.

7. Gerakan silang (cross crawl). Lakukan gerakan silang ini 10-25 kali untuk melengkapi senam menuju otak segar dan bugar. Ini juga merupakan gerakan minimal yang harus Anda lakukan, jika terpaksa tidak bisa melakukan enam gerakan awal di atas.

Selasa, 10 April 2012

Kodok dan Ikan

Ini sebuah kisah Zen.

Alkisahnya, ada seekor kodok yang baru saja pergi dari berjalan-jalan di daratan. Ketika kembali berenang di kolam, dia bertemu dengan seekor ikan mas yang telah mengenalnya. “Halo Tuan Kodok, Anda dari mana saja?”, “Oh, saya baru saja datang dari berjalan-jalan di daratan”,jawab Sang Kodok. “Daratan? Apa itu daratan? Saya belum pernah mendengar ada tempat yang bernama daratan”. “Daratan ialah tempat di mana Anda dapat berjalan-jalan diatasnya”, Sang Kodok mencoba menerangkan tentang daratan pada Si Ikan Mas. “Oh ya, dapat berjalan-jalan diatasnya? Saya tidak percaya bahwa Anda baru saja dari daratan. Menurut saya, tidak ada tempat yang disebut daratan”, Si Ikan Mas membantah dengan sengit. “Baiklah jika Anda tidak percaya, yang pasti saya tadi memang datang dari daratan”, balas Sang Kodok dengan sabar.


“Tetapi, Tuan Kodok, coba katakan pada saya, apakah daratan itu dapat dibuat gelembung, jika saya bernafas didalamnya?” “Tidak”. “Apakah saya dapat menggerakkan sirip-sirip saya didalamnya?” “Tidak”. “Apakah tembus cahaya?” “Tidak”. “Apakah saya dapat bergerak mengikuti gelombang?” “Tidak, tentu saja”, jawab Sang Kodok dengan sabar. “Nah, Tuan Kodok, saya sudah menanyakan Anda tentang daratan, dan semua jawaban Anda adalah “Tidak”, dan itu berarti daratan itu tidak ada”, Si Ikan Mas menjawab dengan perasaan puas. “Baiklah, jika Anda berkesimpulan seperti itu. Yang jelas, saya tadi memang datang dari daratan dan daratan itu nyata adanya”,Sang Kodok menjawab sambil berlalu.


Si Ikan Mas, karena dia adalah seekor ikan yang hidupnya di air, maka dia tidak pernah mengetahui bahwa ada dunia lain selain dunia airnya. Karena dia hanya mengenal dunia air, maka semua pertanyaan ynag diajukan tentang daratan, tetap berkaitan dengan dunia air. Sebaliknya Sang Kodok, dia dapat hidup di dua dunia, dunia air dan daratan. Karenanya, Sang Kodok mengerti bahwa ada dunia lain selain dunia air tempat para ikan hidup. Dia mengerti sepenuhnya dunia air, dia juga mengerti sepenuhnya daratan, karena dia sudah mengalami pengalaman empiris di dua dunia itu.






KUTIPAN MORAL :

Demikian pula dengan Buddha. Buddha mengerti sepenuhnya alam duniawi beserta segala fenomenanya dan Nibbana sebagai pembebasan dari segala fenomena. Karena Beliau telah mengalami pengalaman empiris kehidupan duniawi dan pencapaian Nibbana. Kita adalah si ikan mas yang keras kepala. Sepanjang kita belum pernah mengalami pencapaian Nibbana, seberapa hebatnya Buddha menerangi tentang Nibbana, kita tak kan mengerti. Bukan berarti Buddha gagal mencerahi kita. KEBODOHAN KITA SENDIRILAH yang menghalangi pencerahan yang mestinya terjadi.



Mutiara pencerahan itu ada dalam diri kita. Buddha telah menunjukkan jalannya. Kini yang perlu kita lakukan hanyalah meneguhkan hati untuk menjalani jalan yang telah ditunjukkan tersebut. Mengalami sendiri pencapaian Nibbana dan mengerti apakah Nibbana itu dengan sepenuhnya. Dan menjadi orang yang memenangi pertarungan yang sejati.

Sumber:http://www.facebook.com/photo.php?fbid=10150423463666805&set=a.10150240946051805.315400.300530356804&type=1